Wujud Dharma Bhakti, Pramuka Garuda MTsN 2 Pacitan Terjun Latih Siswa 7 SD/MI di Kebonagung
Pramuka Garuda MTsN 2 Pacitan menggelar Dharma Bhakti dengan melatih siswa di tujuh SD dan MI di Kebonagung. Kegiatan ini menjadi ajang berbagi ilmu sekaligus membentuk jiwa kepemimpinan.
PACITAN – Anggota Pramuka Garuda Gugus Depan 05.103-05.104 MTsN 2 Pacitan mengimplementasikan nilai Tri Satya dan Dasa Darma melalui aksi nyata.
Para anggota pramuka tingkat tertinggi ini turun langsung menyalurkan ilmu dan memandu latihan kepramukaan bagi siswa di tujuh Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.
Aksi bertajuk Dharma Bhakti ini dirancang untuk membagikan keterampilan, teknik kepemimpinan, serta pengalaman kepramukaan kepada para peserta didik di tingkat dasar.
Ketujuh lembaga pendidikan yang menjadi sasaran program kolaboratif ini meliputi SDN 1 Karanganyar, SDN 2 Karanganyar, MIM Karanganyar, SDN 2 Gawang, SDN Klesem, MIM Mantren, dan SDN 1 Purwoasri.
Melihat tingginya dedikasi anak didiknya di lapangan, Kepala MTsN 2 Pacitan, Muhammad Ardhyan Mustofa, memberikan apresiasi khusus.
Ia bahkan secara resmi menetapkan kegiatan sinergi ini sebagai salah satu program unggulan madrasah yang akan terus dilanjutkan.
"Kami sangat bangga atas semangat Dharma Bhakti yang ditunjukkan oleh Pramuka Garuda Gudep 05.104. Kegiatan ini bukan sekadar transfer ilmu kepramukaan, melainkan wadah pembentukan karakter kepemimpinan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sosial," tegas Ardhyan.
Selama pelaksanaan di lapangan, para anggota Pramuka Garuda bertindak layaknya instruktur andal yang menyajikan materi dasar kepramukaan dan penguatan mental.
Pembina Pramuka MTsN 2 Pacitan, Bambang Sumarno, menambahkan bahwa metode pelatihan dirancang secara interaktif dan edukatif.
Hal ini dilakukan agar materi lebih mudah diserap oleh siswa usia sekolah dasar.
"Melalui latihan bersama ini, anggota Pramuka Garuda belajar mengamalkan ilmunya secara langsung di masyarakat. Kami berharap kehadiran mereka di sekolah-sekolah mitra dapat menularkan semangat berprestasi, kedisiplinan, serta menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan di tingkat SD maupun MI di Kecamatan Kebonagung," papar Bambang.
Lebih dari sekadar program ekstrakurikuler, sinergi lintas jenjang pendidikan ini diyakini mampu mempererat tali silaturahmi antar-lembaga sekaligus mencetak embrio generasi muda Pacitan yang berkarakter kuat, mandiri, dan berjiwa pemimpin. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.