Gebrakan Sepekan MTsN 2 Pacitan: Borong Tiga Kompetisi, Dari Sains OMI hingga Parade Drumband Malam
MTsN 2 Pacitan menerjunkan para siswa ke dalam tiga ajang bergengsi sekaligus dalam kurun sepekan, mulai dari panggung sains hingga unjuk gigi di pentas seni dan olahraga daerah.
PACITAN – Mengawali September 2026 dengan ritme kompetisi yang padat, MTsN 2 Pacitan tancap gas mengasah potensi peserta didiknya di berbagai arena.
Tak tanggung-tanggung, madrasah ini menerjunkan para siswa ke dalam tiga ajang bergengsi sekaligus dalam kurun sepekan, mulai dari panggung sains hingga unjuk gigi di pentas seni dan olahraga daerah.
Rangkaian unjuk prestasi tersebut diawali lewat keikutsertaan kontingen madrasah dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 pada Selasa (8/9/2026).
Ajang ini menjadi arena pembuktian kapasitas intelektual dan akademik para murid di level kompetitif sebelum melangkah ke laga non-akademik pada akhir pekan.
Tensi pembuktian bakat kian memuncak pada Sabtu (12/9/2026), saat dua agenda besar digelar serentak. Tim olahraga madrasah dijadwalkan bertarung menembus persaingan sengit Liga Futsal antar-pelajar se-Kabupaten Pacitan.
Pada waktu bersamaan, grup drumband kebanggaan madrasah, Gita Nada Buana, bersiap unjuk kebolehan memikat publik dalam gelaran Pacitan Night Marching Parade di kawasan Museum SBY-ANI.
Kepala MTsN 2 Pacitan, Muhammad Ardhyan Mustofa, menegaskan komitmen lembaganya dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi diversifikasi bakat para siswa, agar prestasi tidak melulu terkotak pada capaian di dalam ruang kelas.
"Kami sangat bangga dan mendukung penuh setiap langkah anak-anak dalam mengeksplorasi bakat serta potensinya, baik di bidang akademik maupun non-akademik," ungkap Ardhyan, Sabtu (11/9/2026).
"Apresiasi besar juga kami sampaikan kepada para pelatih yang tak kenal lelah mendampingi serta membimbing siswa hingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," imbuhnya.
Langkah simultan menerjunkan murid ke pentas OMI, lapangan futsal, hingga parade drumband malam ini diarahkan untuk membentuk ekosistem pendidikan yang dinamis.
Melalui rentetan laga tersebut, madrasah berupaya menanamkan mentalitas tangguh, sportivitas, serta jiwa kompetitif yang sehat sebagai bekal para siswa di masa depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.