Penerima Manfaat DBHCHT Muhammad saat menunjukkan buku rekening dan uang usai menerima bansos (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

Dinsos Pacitan Salurkan Bansos DBHCHT untuk 6.016 Penerima, Ratusan Warga Tulakan Turut Menerima

Keberadaan program bansos DBHCHT sangat berarti bagi buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, serta warga miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial dari program lain.

TIMES Pacitan,Rabu 5 Agustus 2026, 12:11 WIB
408
R
Rojihan

PACITANPenyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 mulai didistribusikan di Kabupaten Pacitan.

Sebanyak 125 warga Kecamatan Tulakan yang terdiri atas buruh tani tembakau dan masyarakat miskin menerima bantuan tersebut dengan tertib dan penuh antusias.

Sejak pagi, para penerima manfaat rela mengantre untuk menerima bantuan tunai sebesar Rp600 ribu. Bantuan itu disalurkan dalam dua tahap sebagai bagian dari program perlindungan sosial yang dibiayai melalui DBHCHT.

Salah seorang penerima manfaat, Kateni, 65 tahun, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Senang, terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas bantuan yang telah diberikan. Harapan saya tahun depan ada lagi," kata Kateni. Rabu (5/8/2026).

Ia mengatakan uang bantuan itu akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. "Ya, untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Agung Mukti Wibowo, mengatakan program bantuan sosial DBHCHT masih menyasar 6.016 penerima manfaat pada 2026.

Menurut Agung, keberadaan program tersebut sangat berarti bagi buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, serta warga miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial dari program lainnya.

"Tahun ini jumlah penerima masih sama, 6.016 orang. Kami tentu berterima kasih karena program ini tetap berjalan dan membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, dari total 6.016 penerima manfaat itu, sebanyak 2.750 orang merupakan buruh pabrik rokok, 2.750 orang buruh tani tembakau, dan 516 orang lainnya merupakan warga miskin yang belum pernah menerima bantuan sosial apa pun.

Melalui penyaluran bansos DBHCHT ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjadi bentuk pemanfaatan dana cukai yang memberikan manfaat langsung bagi kelompok masyarakat yang berhak. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rojihan
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.