Peringatan Maulid Nabi di MIM Kasihan 1 Pacitan, Takiran Digelar Mengadopsi Tradisi Warga
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW MIM Kasihan I Tegalombo Pacitan, Senin (24/08/2026). (Foto: Dok.MIM Kasihan I Pacitan)

Peringatan Maulid Nabi di MIM Kasihan 1 Pacitan, Takiran Digelar Mengadopsi Tradisi Warga

Praktik saling berbagi makanan ini kerap menjadi ritual pelengkap di berbagai masjid dan musala kampung tiap kali merayakan hari besar Islam.

TIMES Pacitan,Selasa 1 September 2026, 10:13 WIB
237
Y
Yusuf Arifai

PACITANMadrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kasihan 1, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, mengadopsi kultur komunal warga desa untuk merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para guru dan siswa MIM Kasihan 1 Pacitan memperingati hari kelahiran nabi dengan mempraktikkan tradisi makan bersama alias takiran di musala sekolah, Senin, 24 Agustus 2026.

Takiran sejatinya lekat dengan denyut nadi masyarakat di sekitar madrasah.

Praktik saling berbagi makanan ini kerap menjadi ritual pelengkap di berbagai masjid dan musala kampung tiap kali merayakan hari besar Islam, mulai dari perayaan Isra Mikraj hingga malam-malam ganjil di ujung Ramadan.

Warga biasanya membawa bekal dari rumah untuk kemudian disantap silang bersama jemaah lain usai prosesi ibadah.

Kepala MIM Kasihan 1 Pacitan, Ahmad Zaenudin, menyebut langkah sekolah memboyong tradisi kampung ke dalam lingkungan pendidikan dirancang sebagai sarana edukasi yang membumi.

"Kegiatan Maulid Nabi ini dimaksudkan untuk mengenalkan Nabi Muhammad SAW kepada para siswa sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada beliau," kata Ahmad di lokasi acara.

Lewat takiran, proses internalisasi nilai agama bagi para murid tidak berhenti pada teori di dalam kelas.

Praktik ini memangkas kekakuan formal sekolah dan mengubah musala madrasah menjadi ruang perjumpaan sosial.

Para siswa diajak merasakan langsung budaya guyub, semangat berbagi, dan kesederhanaan yang selama ini diwariskan oleh lingkungan tempat mereka tinggal.

Integrasi budaya lokal ke dalam sekolah ini melengkapi agenda pembinaan spiritual yang telah berjalan reguler.

Setiap bulan, MIM Kasihan 1 memiliki rutinitas pembacaan Maulid Al-Barzanji dan selawatan bersama.

Namun, masuknya elemen takiran pada peringatan Maulid kali ini dinilai sukses menerjemahkan narasi sejarah agama ke dalam laku sosial yang konkret bagi generasi muda. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.