MAN Pacitan Bermanuver di Parade Kemerdekaan, Umumkan Operasional Kampus 2 di Ngadirojo
Manuver ini dirancang MAN Pacitan untuk menyampaikan pesan langsung kepada warga bahwa akses pendidikan madrasah tingkat atas kini tak lagi tersentralisasi di kawasan kota.
PACITAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pacitan mengambil langkah taktis dengan menjadikan parade kemerdekaan HUT ke-81 RI pada Kamis (20/8/2026) sebagai medium strategis untuk menyosialisasikan operasional Kampus 2 di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan.
Manuver ini dirancang MAN Pacitan untuk menyampaikan pesan langsung kepada warga bahwa akses pendidikan madrasah tingkat atas kini tak lagi tersentralisasi di kawasan kota.
Koordinator MAN Pacitan Kampus 2, Muh. Irkam, menyebut pengerahan massa siswa dalam pawai tersebut merupakan cara paling efektif untuk berinteraksi dengan masyarakat akar rumput.
"Kehadiran MAN Pacitan Kampus 2 merupakan wujud nyata komitmen kami mendekatkan pelayanan pendidikan berkualitas kepada masyarakat," kata Irkam di sela acara.
"Kini, putra-putri di wilayah Ngadirojo dan sekitarnya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat kota Pacitan untuk mendapatkan pendidikan menengah atas berbasis madrasah," imbuhnya.
Dalam parade tersebut, ratusan siswa MAN Pacitan Kampus 2 membelah rute mulai dari Titik Nol Kecamatan Ngadirojo hingga garis akhir di Lapangan Desa Tanjungpuro.
Tampil mengenakan ragam busana kreasi budaya dan pakaian adat Nusantara, barisan pelajar ini menyajikan formasi kedisiplinan yang diselingi atraksi teatrikal perjuangan guna memikat perhatian warga di sepanjang jalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Bambang Hadi Suprapto, yang turut mengawal barisan bersama pimpinan dan komite madrasah, menilai unjuk kreativitas di ruang publik ini merepresentasikan kualitas internal madrasah.
"Penampilan luar biasa ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing tinggi," ujar Bambang.
Berpusat di Desa Cokrokembang, Kecamatan Ngadirojo, MAN Pacitan Kampus 2 saat ini resmi beroperasi dengan mengadopsi sistem pendidikan terintegrasi.
Institusi ini memadukan kurikulum akademik nasional dengan penguatan karakter keislaman (imtak) sebagai bekal bagi lulusan dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.