TIMES PACITAN, PACITAN – SMKN 3 Pacitan menggelar program khusus bertajuk “Kenali Potensimu” untuk membantu siswa memahami potensi diri mereka, terutama dalam bidang literasi dan numerasi yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelajar. Kepala SMKN 3 Pacitan, Aris Sunarno, S.Pd, M.M, menegaskan pentingnya langkah tersebut.
“Tak cukup bekal hard skill yang akan mereka peroleh di SMK, tapi soft skill saat ini sangat diperlukan untuk mendukung mereka saat berkiprah di dunia kerja,” ungkap Aris, Jumat (29/8/2025).
Untuk mendukung upaya ini, SMKN 3 Pacitan menggandeng pihak profesional, yakni Sri Ernawati, seorang dosen sekaligus penggiat psikologi dari Solo. Ia dipercaya memberikan pelatihan serta tes psikologi kepada seluruh siswa kelas X dan XI.
Kegiatan berlangsung di laboratorium komputer dan sejumlah ruang kelas SMKN 3 Pacitan. Program tersebut dibagi dalam dua sesi, yakni pukul 07.30–09.00 WIB serta pukul 09.30–11.00 WIB, dengan total peserta mencapai 701 siswa.
Sebelum pelaksanaan tes, para siswa terlebih dahulu mendapatkan pembekalan materi singkat mengenai literasi dan numerasi. Materi ini diberikan langsung oleh tim trainer, dengan tujuan agar siswa memahami konsep dasar sebelum mengerjakan soal dalam tes psikologi.
Sri Ernawati menilai langkah SMKN 3 Pacitan sangat tepat karena membantu siswa memetakan kelebihan maupun kekurangannya sejak dini.
“Melalui tes psikologi ini, siswa akan mendapat gambaran lebih jelas mengenai potensi diri. Hasilnya bisa dijadikan pijakan untuk mengembangkan keterampilan yang masih lemah,” jelas Sri Ernawati.
Menurutnya, literasi dan numerasi bukan hanya soal kemampuan akademis, tetapi juga berkaitan erat dengan kesiapan kerja. Dunia industri dan jasa saat ini menuntut pekerja yang adaptif, memiliki kemampuan analitis, serta mampu berkomunikasi secara efektif.
Aris Sunarno menambahkan, hasil tes ini nantinya akan menjadi rujukan bagi sekolah dalam memberikan pendampingan lebih lanjut. Dengan begitu, setiap siswa dapat diarahkan pada jalur pengembangan diri yang sesuai dengan potensi masing-masing.
“Semoga dengan kegiatan ini murid mampu mengenali potensi diri mereka sejak dini. Kekurangan dalam diri mereka dalam hasil tes psikologi ini akan memberikan gambaran apa yang harus mereka tingkatkan untuk persiapan memasuki dunia kerja nanti,” ujar Aris.
Program “Kenali Potensimu” di SMKN 3 Pacitan menjadi bukti bahwa sekolah kejuruan tidak hanya fokus menyiapkan lulusan dengan keterampilan teknis.
Lebih dari itu, sekolah juga berupaya membentuk karakter, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta menyiapkan generasi muda agar lebih percaya diri menghadapi persaingan kerja.
Dengan adanya tes psikologi tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memahami minat dan bakat mereka, tetapi juga mampu menyusun strategi pengembangan diri. Sehingga, ketika mereka lulus, para alumni SMKN 3 Pacitan tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga mental dan keterampilan tambahan yang dibutuhkan dunia kerja modern. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: SMKN 3 Pacitan Bekali Siswa dengan Tes Psikologi untuk Kenali Potensi Diri Sejak Dini
Pewarta | : Yusuf Arifai |
Editor | : Deasy Mayasari |