Hadiri Turnamen E-Sport, Ketua KONI Pacitan: Jaga Suportivitas, Lahirkan Bibit Unggul
Ketua KONI Pacitan Baginda Rahardian ajak peserta jaga sportivitas di turnamen E-Sport antar desa, dorong lahirnya bibit atlet profesional yang siap bawa nama Pacitan.
PACITAN – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan Baginda Rahardian mengajak seluruh peserta menjaga suportivitas selama turnamen E-Sport antar desa se-Kabupaten Pacitan yang digelar Esports Indonesia (ESI) Pacitan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan.
Menurut Baginda, turnamen tersebut menjadi langkah konkret ESI berkolaborasi dengan KONI Pacitan untuk melahirkan bibit-bibit unggul dari cabang olahraga elektronik. Ia menilai, kompetisi yang menyasar peserta dari tingkat desa itu membuka ruang lebih luas bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Ini merupakan langkah nyata kolaborasi ESI dan KONI Pacitan untuk menghasilkan bibit-bibit unggul dan juara dari turnamen E-Sport ini,” ujar Baginda, Selasa (17/2/2026).
Ia berharap turnamen serupa dapat digelar secara berkelanjutan pada kesempatan berikutnya. Dengan konsistensi penyelenggaraan, pembinaan atlet dinilai akan berjalan lebih terarah sehingga mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang dapat membawa nama baik Pacitan di kancah yang lebih tinggi.
Baginda juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurut dia, sikap suportif dan integritas menjadi fondasi utama dalam membangun atlet profesional.
“Jaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Dengan sikap suportif dan menjaga integritas, saya yakin akan tumbuh bibit atlet yang profesional dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional dari Kabupaten Pacitan,” katanya.
KONI Pacitan, lanjut dia, berkomitmen terus mendorong lahirnya atlet-atlet profesional di setiap cabang olahraga. Upaya itu dilakukan melalui pembinaan berjenjang dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi cabang olahraga.
Ia mencontohkan sejumlah capaian yang telah diraih atlet Pacitan di tingkat internasional. Pada cabang angkat besi dan mixed martial arts (MMA), atlet asal Pacitan bahkan mampu mewakili Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand.
“Hal itu membuktikan bahwa sumber daya manusia Pacitan memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana kita mengelola, membina, dan memberikan ruang kompetisi yang cukup,” ujar Baginda.
Dengan momentum Hari Jadi ke-281 Pacitan, ia berharap geliat olahraga, termasuk E-Sport, semakin berkembang dan menjadi salah satu kekuatan baru daerah dalam mencetak prestasi.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


