Harga Cabai Rawit di Pasar Minulyo Pacitan Turun, Cabai Keriting dan Bawang Merah Naik
Suasana pasar tidak seramai tahun-tahun sebelumnya menjelang Lebaran. Jumlah pembeli yang datang ke pasar jauh berkurang.
PACITAN – Harga cabai rawit di Pasar Minulyo, Pacitan, Rabu (11/3/2026), turun tipis. Dari sebelumnya Rp90 ribu per kilogram, kini menjadi sekitar Rp88 ribu per kilogram. Namun, sejumlah komoditas lain seperti cabai keriting merah dan bawang merah justru mengalami kenaikan.
Pedagang sayur Senok (43) mengatakan, harga cabai keriting merah yang sebelumnya Rp35 ribu kini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Bawang merah juga ikut terkerek dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sementara bawang putih relatif stabil di kisaran Rp32 ribu per kilogram.
“Stoknya aman, tidak ada masalah,” ujar Senok saat ditemui di Pasar Minulyo.
Meski sejumlah harga bahan dapur bergerak naik, Senok mengaku suasana pasar justru tidak seramai tahun-tahun sebelumnya menjelang Lebaran. Menurut dia, jumlah pembeli yang datang ke pasar terasa jauh berkurang.
“Sepi, tidak seperti tahun lalu kalau sudah mendekati Lebaran,” katanya.
Hal serupa diungkapkan pedagang lain, Rahmat Prasetyo. Di kiosnya, harga cabai rawit masih bertahan di angka Rp90 ribu per kilogram. Bawang merah dijual Rp36 ribu per kilogram dan bawang putih Rp33 ribu per kilogram.
Rahmat menjelaskan, perbedaan harga antar lapak di pasar memang kerap terjadi meski selisihnya tidak besar, kadang hanya sekitar Rp500 per kilogram.
Untuk komoditas telur ayam ras, Rahmat mengaku mengambil dari pemasok dengan harga Rp27 ribu per kilogram dan menjualnya Rp29 ribu per kilogram.
“Harga dari suplier Rp27 ribu, saya jual Rp29 ribu per kilo. Ndak ada untung banyak,” ujarnya.
Sementara itu, harga gula pasir masih stabil di kisaran Rp18 ribu per kilogram. Minyak goreng merek Minyakita kemasan dijual antara Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per liter, mengikuti harga eceran tertinggi (HET).
“Alhamdulillah stok bahan pokok aman, tidak ada kelangkaan,” tambah Rahmat.
Pedagang bumbu asal Desa Tambakrejo, Mujiati (71), juga merasakan kondisi pasar yang cenderung lengang. Ia mengatakan harga tomat yang dijualnya mengalami kenaikan cukup terasa.
“Sekarang Rp9 ribu per kilo. Sebelumnya Rp6 ribu sudah dapat,” ujarnya.
Sebelumnya, sesuai data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) yang memantau Pasar Arjowinangun, Pasar Minulyo, dan Pasar Arjosari harga sejumlah bahan pokok di Pacitan relatif stagnan dibanding hari sebelumnya.
Beras premium tercatat masih di kisaran Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras medium Rp13.000 per kilogram. Gula kristal putih berada di angka Rp17.500 per kilogram. Minyak goreng curah Rp18.000 per kilogram.
Adapun minyak goreng kemasan premium tercatat Rp19.666 per liter, kemasan sederhana Rp18.166 per liter, dan Minyakita Rp15.700 per liter. Seluruhnya tidak mengalami perubahan harga.
Untuk komoditas daging, harga daging sapi paha belakang berada di kisaran Rp133.333 per kilogram. Daging ayam ras sekitar Rp39.666 per kilogram atau mendekati Rp40 ribu. Sedangkan ayam kampung sekitar Rp65.666 per ekor.
Sementara telur ayam ras di Pacitan tercatat Rp29.166 per kilogram dan telur ayam kampung Rp63.666 per kilogram. Hingga saat ini, harga-harga tersebut masih relatif stabil tanpa lonjakan berarti. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
