Gelar UTS Genap, IAI Attarmasi Pacitan Tegaskan Komitmen pada Integritas Akademik
UTS dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (19/6/2026) dan diikuti mahasiswa dari lima program studi di lingkungan IAI Attarmasi Pacitan.
PACITAN – Institut Agama Islam atau IAI Attarmasi Pacitan mulai menggelar Ujian Tengah Semester (UTS) Genap Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (17/6/2026).
Dalam pelaksanaannya, kampus memperketat pengawasan ujian sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.
UTS dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (19/6/2026) dan diikuti mahasiswa dari lima program studi di lingkungan IAI Attarmasi Pacitan.
Selama ujian berlangsung, mahasiswa tidak diperkenankan membawa alat elektronik, catatan, maupun melakukan tindakan yang melanggar etika akademik seperti menyontek.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan proses evaluasi berjalan objektif dan sesuai aturan yang berlaku.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAI Attarmasi Pacitan, Achmad Ridlowi, mengatakan UTS tidak hanya menjadi agenda rutin setiap semester, tetapi juga bagian dari upaya menjaga mutu pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, UTS bukan hanya menjadi agenda akademik rutin, tetapi juga bagian dari upaya kampus dalam menjaga kualitas pembelajaran dan kedisiplinan akademik mahasiswa.
"Oleh karena itu, seluruh persiapan harus dilakukan secara matang agar pelaksanaan ujian berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Ridlowi.
Menurut dia, pelaksanaan ujian merupakan momentum untuk mengukur capaian pembelajaran mahasiswa sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dalam proses pendidikan tinggi.
Karena itu, kampus berharap pelaksanaan UTS tidak hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi juga memperkuat budaya profesionalisme dan integritas di kalangan mahasiswa.
“Pelaksanaan UTS semester genap tahun ini diharapkan mampu menciptakan budaya akademik yang lebih baik, profesional, dan berintegritas di lingkungan kampus,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana UTS, Tri Purwanto, mengatakan panitia telah melakukan berbagai persiapan teknis guna memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai jadwal.
Koordinasi dilakukan dengan program studi dan dosen pengampu mata kuliah agar pelaksanaan ujian dapat berlangsung tanpa kendala.
“Kami telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, baik program studi maupun dosen pengampu mata kuliah, agar seluruh mekanisme pelaksanaan UTS dapat berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan,” kata Tri.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga ketertiban selama pelaksanaan ujian serta menjunjung tinggi kejujuran akademik.
“Kami berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti UTS dengan baik serta tetap menjaga ketertiban dan kejujuran akademik selama pelaksanaan ujian berlangsung,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor Pelaksana Harian IAI Attarmasi Pacitan, Dr Ali Mufron, menegaskan bahwa pelaksanaan ujian tidak boleh dipandang sebagai formalitas administratif semata.
Menurut dia, hasil ujian harus mencerminkan kualitas keilmuan mahasiswa sesuai dengan paradigma akademik yang dikembangkan kampus.
“UTS tidak hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan mutu kualitas sesuai dengan paradigma keilmuan yang kita miliki,” tegas Ali Mufron.
Melalui pelaksanaan UTS semester genap ini, IAI Attarmasi Pacitan berharap proses evaluasi pembelajaran berjalan optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan layanan akademik di lingkungan kampus. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.