https://pacitan.times.co.id/
Berita

Isra Mikraj Tanpa Seremoni, SMPN 3 Pringkuku Pacitan Pilih Dakwah Interaktif

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:51
Isra Mikraj Tanpa Seremoni, SMPN 3 Pringkuku Pacitan Pilih Dakwah Interaktif Penyerahan doorprize kepada siswa SMPN 3 Pringkuku Pacitan bagi yang bisa menjawab pertanyaan saat peringatan Isra Mikraj. (Foto: Bakti Ekawati for TIMES Indonesia)

TIMES PACITAN, PACITAN – Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H di SMPN 3 Pringkuku Pacitan, Kamis (15/1/2026), dikemas tanpa seremoni berlebihan. Sekolah memilih dakwah interaktif dipadu sholawat hadroh dan kuis berhadiah agar pesan keagamaan mudah diterima siswa.

Sejak pagi, ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan memenuhi aula sekolah. Kegiatan diawali lantunan sholawat dari grup hadroh Al-Mahabah yang mengiringi jalannya acara hingga suasana terasa hidup.

Peringatan Isra Mikraj ini diprakarsai OSIS SMPN 3 Pringkuku. Fokus utama kegiatan adalah menanamkan pemahaman tentang makna Isra Mi’raj sekaligus pembentukan karakter siswa melalui keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Anisa Oktaria, siswi kelas VII. Wakil Kepala SMPN 3 Pringkuku, Sigit Wahyono, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak dimaksudkan sebagai agenda seremonial semata.

“Yang terpenting adalah bagaimana siswa memahami nilai Isra Mikraj dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama kedisiplinan salat dan pembentukan akhlak,” ujar Sigit.

Sekolah menghadirkan Ustaz Tulus Sunarto, tokoh agama setempat, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menekankan Isra Mi’raj sebagai peristiwa yang melahirkan perintah salat lima waktu.

Untuk menjaga perhatian siswa, metode dakwah disampaikan secara interaktif. Di sela ceramah, Ustaz Tulus memberikan pertanyaan singkat seputar materi. Siswa yang menjawab benar mendapat doorprize dari panitia.

Pendekatan tersebut membuat siswa aktif mengikuti kegiatan hingga akhir. Bahkan, Ustaz Tulus mengajak grup hadroh Al-Mahabah berkolaborasi secara spontan membawakan lagu-lagu islami. Meski sebagian lagu baru bagi siswa, penampilan berjalan lancar.

Salah satu siswa kelas VIII, Arum, menyebut kegiatan ini mudah dipahami dan tidak membosankan. Menurutnya, materi ceramah relevan dengan kehidupan pelajar.

“Kami jadi lebih paham pentingnya salat dan sikap sabar dalam belajar,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Pihak sekolah berharap peringatan Isra Mikraj kali ini dapat memperkuat karakter religius siswa serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pacitan just now

Welcome to TIMES Pacitan

TIMES Pacitan is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.