Halal Bihalal di Momen Lebaran, Cara STKIP PGRI Pacitan Perkuat Soliditas Kampus
Halal bihalal Idulfitri keluarga besar STKIP PGRI Pacitan ditandai dengan saling berjabat tangan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Halal Bihalal di Momen Lebaran, Cara STKIP PGRI Pacitan Perkuat Soliditas Kampus

STKIP PGRI Pacitan berharap dengan tradisi saling memaafkan, ada energi baru yang tumbuh di antara civitas akademika untuk membawa kampus semakin solid ke depan.

TIMES Pacitan,Jumat 27 Maret 2026, 10:12 WIB
789
Y
Yusuf Arifai

PACITANHalal bihalal keluarga besar STKIP PGRI Pacitan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan semangat kelembagaan dan soliditas civitas akademika, Jumat (27/3/2026).

Ketua STKIP PGRI Pacitan Bakti Sutopo menegaskan, tradisi saling memaafkan ini bukan sekadar seremonial tahunan. 

Lebih dari itu, ia berharap ada energi baru yang tumbuh di antara civitas akademika untuk membawa kampus semakin solid ke depan.

“Lewat saling memaafkan, semoga semangat kebersamaan kita makin kuat,” ujarnya di hadapan keluarga besar kampus.

Senada, perwakilan PPLP PT PGRI Prof. Dr. Maryono mengingatkan bahwa momen Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk membersihkan diri dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. 

"Harapannya semua khilaf diampuni Allah SWT di hari yang fitri ini," ucapnya.

Sebelum saling berjabat tangan, acara diisi siraman ruhani oleh Ustaz Nashir. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga tradisi halal bihalal sebagai bagian dari penyempurna ketakwaan usai menjalani Ramadan.

Ia pun mengingatkan sabda Nabi Muhammad SAW:

Man kānat lahu maẓlamatun li-akhīhi min ‘irḍihi aw syai’in fal yataḥallal minhu al-yauma qabla an lā yakūna dīnār wa lā dirham...” (HR Bukhari).

"Dari hadis ini kita tahu, siapa pun yang punya salah kepada sesama, hendaknya segera meminta maaf sebelum datang hari ketika tak lagi ada kesempatan menebusnya," jelasnya.

Karena itu, forum halal bihalal seperti ini semestinya tak berhenti di jabat tangan semata. Lebih dari itu, namun menjadi ruang untuk benar-benar mengikhlaskan dan menghalalkan.

“Kalau salaman, jangan cuma tangannya. Hatinya juga,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.