Petani Keluhkan Pupuk Langka, Ketua DPRD Pacitan: Harusnya Merata dan Adil
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi menyerap aspirasi warga soal kelangkaan pupuk saat musim tanam tiba. (FOTO: Rojihan/TIMES Indonesia)

Petani Keluhkan Pupuk Langka, Ketua DPRD Pacitan: Harusnya Merata dan Adil

Kelangkaan pupuk kembali dikeluhkan petani Pacitan saat musim tanam. DPRD meminta distribusi pupuk lebih merata, sementara DKPP menyebut kuota menyesuaikan perubahan pola tanam dan luas lahan.

TIMES Pacitan,Jumat 5 Juni 2026, 13:18 WIB
86
Y
Yusuf Arifai

PACITANKelangkaan pupuk kembali dikeluhkan petani di Kabupaten Pacitan. Persoalan itu disebut masih menjadi hambatan saat musim tanam, terutama di sejumlah wilayah pedesaan.

Keluhan tersebut disampaikan Budi, petani asal Kecamatan Tulakan, dalam forum Nandur Dulur yang berlangsung Kamis (4/6/2026) malam di Kampoeng Warso, Ngadirojo.

“Saat musim tanam kami juga kesulitan mendapatkan pupuk,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi itu, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, menegaskan kelangkaan pupuk seharusnya tidak terjadi apabila distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

“Kelangkaan pupuk itu seharusnya tidak terjadi. Harusnya pembagiannya merata dan adil,” kata Arif.

Ia mengaku menerima sejumlah laporan serupa dari masyarakat, khususnya petani di wilayah Desa Ketro, Wonosidi, dan sekitarnya yang mengaku masih kesulitan memperoleh pupuk saat musim tanam.

Menurutnya, hasil forum tersebut akan menjadi bahan rekomendasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan agar persoalan distribusi pupuk segera ditindaklanjuti.

“Masukan tadi, terutama dari Desa Ketro, Wonosidi dan sekitarnya terkait kelangkaan pupuk, akan kami sampaikan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Arif mengatakan forum Nandur Dulur sengaja dibuka sebagai ruang warga menyampaikan persoalan secara langsung agar dapat segera direspons.

“Jangan sampai masyarakat kemudian dibiarkan. Makanya saya membuat forum ini supaya masyarakat bisa menyuarakan langsung dan saya juga mendengar secara langsung,” tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, saat dikonfirmasi Jumat (5/6/2026), mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan terkait distribusi pupuk di wilayah yang dikeluhkan petani.

Menurut Sugeng, pembaruan data kebutuhan pupuk sebenarnya sudah dilakukan melalui perubahan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) pada bulan lalu, termasuk di wilayah yang mengalami kelangkaan.

“Itu kemarin kita sudah ke sana, dan di perubahan e-RDKK bulan kemarin sudah dilakukan update perubahan datanya,” katanya.

Ia menyebut salah satu faktor berkurangnya kuota pupuk dipengaruhi perubahan pola tanam petani. Saat ini, sebagian petani disebut mulai beralih dari tanaman jagung ke porang.

“Salah satu penyebabnya, saat ini hampir tidak ada yang menanam jagung, tapi ganti porang,” ujarnya.

Akibat perubahan komoditas tersebut, kuota pupuk di sejumlah wilayah ikut mengalami penyesuaian.

“Nggih, akhirnya kan kuotanya juga berkurang,” imbuhnya.

Sugeng menambahkan, alokasi pupuk bersubsidi yang diterima petani tidak sama karena disesuaikan dengan luas lahan garapan masing-masing.

“Tergantung luas lahan juga,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.