Melaju Kencang di JLS Pacitan yang Minim Lampu, Scoopy Hantam Revo Hingga Jari Pengendara Putus
Insiden tabrakan hebat di jalur yang minim lampu penerangan jalan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.
PACITAN – Sebuah sepeda motor Honda Scoopy menghantam Honda Revo di Jalan Lintas Selatan (JLS) Pacitan-Trenggalek KM 5, Dusun Jati, Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung, Senin (24/8/2026) malam.
Insiden tabrakan hebat di jalur yang minim lampu penerangan jalan tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, bahkan jari manis salah satu pengendara dilaporkan putus.
Kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekitar pukul 18.10 WIB ini melibatkan Honda Scoopy merah putih berpelat nomor AG 4425 FC dan Honda Revo merah hitam berpelat AE 6786 ZH.
Saksi mata di lokasi kejadian, Agus Riyanto, mengungkapkan bahwa sepeda motor Honda Scoopy melaju kencang dari arah barat (Pacitan menuju Kebonagung) sebelum akhirnya menabrak Honda Revo.
"Saya sedang di dalam kios tiba-tiba mendengar suara benturan keras krosak duoor, saya kira ada orang sedang menurunkan kayu. Ternyata motor Scoopy kencang dari barat menabrak Revo," ujar Agus menceritakan detik-detik kejadian.
Benturan keras dari arah belakang tersebut tak pelak membuat para pengendara terpelanting ke badan jalan.
"Pada nggak berani nolongin, disuruh petugas nunggu ambulan dan unit laka, sampai sekitar 18.45 WIB penanganan baru datang," terangnya.
Pengendara Honda Scoopy, Imam Suryanto (55), warga Dusun Salamrejo, Kebonagung, menderita luka parah berupa cedera kepala, luka di wajah, cedera kaki kanan, serta jari manis tangan kirinya putus.
Sementara penumpang yang diboncengnya, Dilla Natania Wijaya (10), mengalami lebam pada mata kiri dan luka pada bagian hidung.
Adapun pengemudi Honda Revo, Arga Restu Panuntun (21), warga Desa Jetak, Tulakan, mengalami cedera kepala serta luka pada kaki kiri. Seluruh korban dilarikan ke fasilitas medis terdekat dalam kondisi sadar.
Kondisi penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang titik JLS tempat lokasi kejadian memang tergolong minim pada malam hari, sehingga rawan memicu kecelakaan saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko mengonfirmasi bahwa jajaran Unit Gakkum Satlantas Polres Pacitan telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti dua unit sepeda motor, serta menghimpun keterangan saksi guna proses penyidikan lebih lanjut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.