Menjaga Rasa Cinta: Pesan Mendalam KH Abdul Adzim untuk Jemaah Haji ESQ Tours Travel
KH Dr Abdul Adzim Irsyad (kanan) pembimbing haji ESQ Tours Travel berzama Ust. Muhammad Solihin di tanah suci. (Foto: Dok. Pribadi for TIMES Indonesia)

Menjaga Rasa Cinta: Pesan Mendalam KH Abdul Adzim untuk Jemaah Haji ESQ Tours Travel

Wajah Jabal Rumat di Uhud kian modern, namun KH Abdul Adzim menekankan jamaah harus menjaga “rasa” cinta kepada Nabi dan menyiapkan generasi muda pelayan tamu Allah.

TIMES Pacitan,Selasa 12 Mei 2026, 19:52 WIB
525
Y
Yusuf Arifai

MADINAHWajah Jabal Rumat di kawasan Gunung Uhud, Madinah, kini banyak berubah. Gunung yang menjadi saksi bisu perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam mempertahankan Islam itu, kini tak lagi tampil sealami dulu. Modernisasi dan penataan kawasan wisata religi membuat pemandangan di kaki gunung tersebut kini dipenuhi oleh deretan tempat jual beli dan fasilitas modern.

​Perubahan signifikan ini dirasakan betul oleh Dr. KH. Abdul Adzim Irsyad, Pembimbing Haji dari ESQ Tours Travel. 

Sejak mulai melayani tamu Allah pada tahun 2022, ia melihat ada pergeseran atmosfer dari yang semula terasa alami menjadi lebih terdesain sebagai destinasi wisata.

​“Dulu terasa sangat alami, sekarang di depannya sudah banyak tempat jual beli. Namanya alami itu kan rasa aslinya masih sangat kuat, sekarang rasanya sudah seperti wisata yang didesain, sehingga 'rasa' itu sedikit berubah,” ungkap KH. Abdul Adzim saat ditemui di sela-sela pendampingan jemaah, Selasa (12/5/2026).

​Menciptakan "Rasa" di Tengah Modernisasi

​Meski demikian, KH. Abdul Adzim menekankan bahwa jemaah tidak boleh terjebak dalam romantisme masa lalu hingga kehilangan esensi ibadah. Baginya, kenyamanan fasilitas modern seperti Masjid Nabawi yang kini lebih sejuk dan nyaman harus disyukuri, namun rasa cinta kepada Nabi tetap menjadi prioritas utama.

​“Kita tidak bisa mengembalikan keadaan seperti semula, maka kita yang harus menyesuaikan. Rasa itu bisa kita ciptakan sendiri meski di tengah fasilitas modern. Sama seperti orang sehat, di mana pun berada tetap merasa nyaman dan enak makan. Begitu juga pecinta Nabi; meskipun tempatnya berubah, cinta itu tidak boleh luntur,” jelasnya dengan analogi yang menyentuh.

​Sebagai pembimbing di ESQ Tours Travel, ia memastikan literasi sejarah yang diberikan kepada jemaah bertujuan untuk menjaga kemurnian rasa tersebut. Melalui program dan rundown acara yang disusun rapi, jamaah diajak untuk membawa pulang "sesuatu" yang lebih dari sekadar foto perjalanan.

​Kiai Abdul Adzim menganalogikan cinta kepada Rasulullah seperti cinta sejati pada pasangan. Meski fisik menua, cinta tidak boleh berkurang, justru harus semakin bertambah.

​“Istiqamah itu artinya mencintai Nabi dalam kondisi apa pun. Di Uhud mencintai, di Indonesia mencintai, di Nabawi mencintai. Istilahnya, kalau sudah cinta melekat, gula Jawa rasanya cokelat. Cinta kepada Nabi itu abadi,” tuturnya.

​Menyiapkan Generasi Penerus Pelayan Tamu Allah

​Di balik semangatnya yang masih membara, KH. Abdul Adzim menyadari keterbatasan fisik seiring bertambahnya usia. Ia memiliki harapan besar untuk bisa terus melayani tamu Allah hingga akhir hayatnya. Sebagai langkah strategis, saat ini ia mulai membimbing generasi muda untuk meneruskan estafet perjuangan sebagai pembimbing haji dan umrah.

​“Saya sudah menyiapkan generasi penerus yang lebih muda dan kuat untuk menggantikan posisi saya suatu saat nanti. Namun, saya akan tetap berusaha melayani selama masih mampu. Karena istiqamah itu tidak ada ujungnya," paparnya.

​Ia menutup pesannya dengan pengingat bahwa yang dinilai oleh Allah SWT adalah komitmen seseorang.
​“Suatu saat orang pasti tua, yang kaya pun bisa miskin. Tapi ketika niat itu sudah melekat, itulah yang dinilai Tuhan. Meskipun nanti fisik sudah tidak kuat, komitmen sebagai pelayan jamaah haji akan tetap dicatat oleh-Nya,” ujar pembimbing ibadah ESQ Tours Travel ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.