TIMES Pacitan/Kepala Dinkes Pacitan, dr Hendra Purwaka saat pegang vaksin sudah kedaluarsa di Gudang Dinkes Pacitan (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

Antusiasme warga yang menurun menyebabkan 4 ribu dosis vaksin Covid-19 merk Plizer kedaluwarsa. Sementara 9 ribu dosis lainnya memasuki masa kedaluwarsa akhir Februari 20 ...

TIMES Pacitan,Senin 21 Februari 2022, 15:31 WIB
19.7K
R
Rojihan

PACITAN – Antusiasme warga yang menurun menyebabkan 4 ribu dosis vaksin Covid-19 merk Plizer kedaluwarsa. Sementara 9 ribu dosis lainnya memasuki masa kedaluwarsa akhir Februari 2022.

Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Hendra Purwaka di ruangan kerjanya, bahwa 4 ribu dosis kedaluwarsa tersebut stok untuk bulan Januari 2022 lalu.

"Saat ini stok vaksin ada 47005 dosis, dan 4 ribu digudang sudah kedaluwarsa atau tidak bisa gunakan, itu stok untuk januari 2022 kemarin," katanya, Senin (21/2/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan berbagai persoalan melatar belakangi vaksin keladuwarsa, mulai dari warga merasa sudah cukup dosis 2 dan ada 60 ribu orang belum tervaksin dosis pertama.

"Ya untuk 60 ribu belum vaksin itu ada beberapa permasalahan mulai dari komorbit, orangnya tidak ada atau merantau akhirnya di sini tidak terdata dan memang tidak mau," imbuhnya.

article
Kepala Dinkes Pacitan saat tinjau stok vaksin di Gudang (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

Agar tak terulang kembali kedepan dia menargetkan 9 ribu yang akan kedaluwarsa harus terselesaikan di ahir Februari 2022. Namun, dia menyadari perlu ada gerakan bersama, jangan sampai kendor seperti bulan Januarin 2022 lalu.

"Kalau misalnya itu bisa dilaksanakan insyaallah habis, maka dalam hal ini perlu adanya kolaborasi bersama. Mulai dari dinkes Pacitan, Kecamatan, Polsek, Koramil dan Desa," terangnya.

Pihaknya pun saat ini masih menyimpan di gudang, menunggu arahan dari Pemerintah Pusat apakah dimusnahkan atau dikembalikan lagi.

"Masih kita simpan di gudang, kalau dimusnahkan kita menunggu arahan dari pusat, sebab kita pun tak bisa semerta-merta menghabiskan vaksin harus sesuai SOP yang ada. Selain itu ini menyangkut kesehatan masyarakat," jelasnya.

Sebagai informasi saat ini perkembangan vaksinasi di Kabupaten Pacitan secara global dosis vaksin Covid-19 pertama 94,79 persen, dosis dua 85,26 persen, dosis tiga 4,13 persen. Sedangkan lansia dosis pertama 68,17 persen, dosis kedua 85,78 persen, dosis tiga 0,83 persen. Untuk anak dosis pertama 90, 60 persen, dosis dua 73,30 persen.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rojihan
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.