Tiap Hari 30 Ton Sampah Plastik Masuk TPA Dadapan Pacitan, Pemulung Jadi Tumpuan Pemilahan
Sampah plastik menggunung di TPA Dadapan, Pringkuku, Pacitan. Pemulung tampak memilahnya untuk kembali disetor ke bank sampah (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Tiap Hari 30 Ton Sampah Plastik Masuk TPA Dadapan Pacitan, Pemulung Jadi Tumpuan Pemilahan

Jumlah sampah sebenarnya mulai sedikit berkurang setelah adanya TPS3R di sejumlah wilayah. Namun, sampah dari masyarakat masih terus berdatangan ke TPA.

TIMES Pacitan,Rabu 13 Mei 2026, 15:00 WIB
790
Y
Yusuf Arifai

PACITANTempat Pembuangan Akhir atau TPA Dadapan di Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan masih dibanjiri sampah plastik hingga puluhan ton setiap hari. Sebagian besar sampah berasal dari rumah tangga dan kawasan perkotaan Pacitan.

Koordinator Lapangan TPA Dadapan, Sarpani mengatakan, volume sampah plastik yang masuk ke lokasi tersebut berkisar 28 hingga 30 ton per hari. “Per hari sekitar 28 sampai 30 ton,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, jumlah sampah sebenarnya mulai sedikit berkurang setelah adanya Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di sejumlah wilayah. Namun, sampah dari masyarakat masih terus berdatangan ke TPA.

“Sekarang agak berkurang karena ada TPS3R. Tapi masih banyak juga masyarakat yang buang ke sini, biasanya dikoordinir per RT,” ujarnya.

Sarpani menjelaskan, sampah yang masuk mayoritas berasal dari sampah rumah tangga. Sebagian warga sebenarnya sudah melakukan pemilahan sampah dari rumah, tetapi proses pengangkutan sering kembali mencampur sampah yang sudah dipilah tersebut.

“Kadang sudah dipilah, tapi karena yang mengambil beda-beda akhirnya dijadikan satu lagi,” katanya.

TPA Dadapan mulai digunakan sejak awal 2024 dan saat ini menjadi lokasi pembuangan utama sampah dari sejumlah wilayah di Pacitan.

Sampah yang masuk berasal dari Kelurahan Pacitan, Pucangsewu, dan Sidoharjo, serta beberapa kecamatan lain seperti Ngadirojo, Tulakan, Arjosari, Tegalombo, Punung, Donorojo, hingga Pringkuku.

“Hampir sebagian besar memang dari wilayah kota,” ucapnya.

Selain sampah rumah tangga, sampah dari pasar tradisional juga rutin diangkut menuju TPA sesuai jadwal petugas DLH Pacitan.

Dalam proses pemilahan, DLH masih mengandalkan keberadaan pemulung di kawasan TPA. Saat ini terdapat sekitar 17 pemulung yang aktif memilah sampah plastik bernilai jual.

“Yang memilah ya pemulung di kawasan sini. Sebenarnya semua plastik bisa dijual, tapi mereka biasanya pilih jenis tertentu saja,” jelasnya.

Sampah plastik yang berhasil dipilah kemudian dikumpulkan oleh bank sampah kawasan TPA sebelum diambil pengepul dari Magetan untuk didaur ulang. “Kalau sudah satu truk biasanya diambil untuk didaur ulang,” katanya.

Harga jual sampah plastik campuran yang belum dipilah saat ini sekitar Rp500 per kilogram. Nilainya bisa lebih tinggi apabila sampah sudah dipisahkan berdasarkan jenis. “Kalau sudah dipilah tentu harganya beda,” imbuhnya.

Meski di lokasi TPA telah tersedia alat berat, proses pemilahan masih dilakukan secara manual oleh pemulung di bagian permukaan sampah. Akibatnya, tumpukan sampah lama masih banyak yang belum tersentuh.

Sementara itu, persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Pacitan rentang Waktu dua tahun terakhir. Volume sampah harian disebut bisa mencapai 30 hingga 33 ton per hari dengan dominasi sampah rumah tangga.

Selain keterbatasan infrastruktur dan tenaga pengelola, rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah juga masih menjadi kendala  pengelolaan sampah di Pacitan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.