Tingkat Lolos SNBP 2026 Naik 40 Persen, 150-an Siswa Pacitan Tembus PTN
Peningkatan jumlah siswa di Pacitan yang lolos SNBP tak lepas dari persiapan yang dilakukan lebih dini di sekolah.
PACITAN – Jumlah siswa Kabupaten Pacitan yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 melonjak tajam.
Sedikitnya 150–160 siswa SMA, SMK, dan SLB berhasil menembus perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pacitan, Dr Sasmito Pribadi, menyebut capaian ini meningkat sekitar 40 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah seiring dengan program yang ada, kami siapkan sedari awal untuk SNBP,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
SNBP sendiri merupakan jalur seleksi masuk PTN yang tidak menggunakan ujian tulis. Penilaian didasarkan pada prestasi akademik nilai rapor semester 1 sampai 5 serta capaian non-akademik siswa.
Disiapkan Sejak Kelas 10
Menurut Sasmito, peningkatan jumlah siswa yang lolos tak lepas dari persiapan yang dilakukan lebih dini di sekolah.
“Kami mendorong seluruh pendidik menyiapkan hal tersebut sejak awal siswa masuk kelas 10,” jelasnya.
Upaya itu, lanjutnya, tidak bisa berdiri sendiri. Perlu kolaborasi berbagai pihak agar ekosistem pendidikan benar-benar mendukung prestasi siswa.
“Sinergitas lembaga, lintas, orang tua lingkungan juga penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berprestasi,” katanya.
Tantangan Minat Siswa
Di balik capaian itu, Sasmito mengakui masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi. Salah satunya terkait minat siswa yang tidak semuanya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.
“Memang ada siswa yang sejak awal tidak ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Itu jadi salah satu tantangan,” ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya tetap mendorong agar setiap siswa mendapat pendampingan sesuai minat dan bakatnya.
“Di situasi apapun, para siswa tetap harus dimotivasi sesuai minat dan bakat,” tandasnya.
Evaluasi Berkelanjutan
Sasmito menambahkan, dinamika di lapangan akan terus menjadi bahan evaluasi ke depan agar capaian SNBP di Pacitan bisa terus meningkat.
“Tantangannya yang kita hadapi cukup dinamis. Namun demikian kami antisipasi dan evaluasi,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.