Sajikan 281 Jajan Khas, SMKN Pringkuku Rayakan HUT Pacitan dengan Festival Literasi Kuliner
TIMES Pacitan/c merayakan HUT 281 Pacitan dengan menyajikan 281 jajanan khas lewat Festival Literasi Kuliner. (FOTO: Indra for TIMES Indonesia)

Sajikan 281 Jajan Khas, SMKN Pringkuku Rayakan HUT Pacitan dengan Festival Literasi Kuliner

Festival Literasi Budaya Kuliner hadirkan 281 jajan khas, bedah sejarah dan filosofi, plus peluncuran buku Di Balik Tabir Tungku Pacitan yang angkat identitas daerah.

TIMES Pacitan,Kamis 12 Februari 2026, 15:14 WIB
532
Y
Yusuf Arifai

PACITANAda yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan, Kamis (12/2/2026). SMKN Pringkuku menyuguhkan 281 jenis jajan khas dalam Festival Literasi Budaya Kuliner. Tak sekadar pameran makanan, setiap sajian dibedah sejarah dan filosofinya.

Festival itu langsung menyita perhatian. Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah, Kapolres Pacitan Ayub Diponegoro Azhar, hingga sejumlah kepala OPD hadir di lokasi. Forkopimca Pringkuku serta para kepala desa di Pringkuku dan Punung timur juga ikut meramaikan.

Kepala SMKN Pringkuku Indra Prastowo mengatakan, angka 281 disesuaikan dengan usia Pacitan. “Kami ingin ulang tahun daerah ini dirayakan dengan cara yang lebih bermakna. Jajan pasar bukan sekadar camilan, tapi jejak sejarah,” ujarnya.

article

Di momen itu, SMKN Pringkuku juga memborong empat penghargaan sekaligus. Mulai dari Sekolah Inovator Produk Olahan Berbasis Bahan Pangan Lokal, Sekolah Pelestari Budaya Kuliner, Sekolah Pengembang Literasi Berbasis Kearifan Lokal, hingga Sekolah Pengembang Budaya Kuliner dari Dinas Pariwisata.

Puncak acara ditandai peluncuran buku Di Balik Tabir Tungku Pacitan. Buku kolaboratif tersebut ditulis Kapolres Pacitan Ayub Diponegoro Azhar, Kadisperpusip Amat Taufan, Indra Prastowo, serta jajaran guru. 

Isinya mengulas sisi lain kuliner Pacitan mulai dari histori, nilai budaya, sampai peluangnya di dunia pendidikan vokasi.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pacitan, Dr Sasmito Pribadi mengapresiasi Festival Literasi Kuliner itu. 

"Sekolah memang harus bisa berinovasi dan terus tumbuh. Seiring hal itu, kearifan lokal juga perlu dilestarikan," tandasnya. 

Kemeriahan makin terasa saat Langen Tayub dan Reog Prima Budaya tampil di panggung. Di akhir acara, ratusan tamu dan masyarakat menikmati ratusan jajan yang tersaji.

Bagi SMKN Pringkuku, festival tersebut akan menjadi cerita besar tentang identitas Pacitan yang terus dijaga. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.