Ngaji Kitab Turats Jadi Daya Tarik Kuliah di IAI Attarmasi Pacitan
Suasana Qiroatul Kutub Turatsiyah di IAI Attarmasi Pacitan setiap Selasa. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Ngaji Kitab Turats Jadi Daya Tarik Kuliah di IAI Attarmasi Pacitan

Kajian kitab ini menjadi bagian penguatan identitas kampus pesantren di tengah perkembangan pendidikan tinggi modern.

TIMES Pacitan,Selasa 2 Juni 2026, 17:21 WIB
344
Y
Yusuf Arifai

PACITANTradisi ngaji kitab turats masih dipertahankan di tengah perkuliahan modern di Institut Agama Islam atau IAI Attarmasi Pacitan. Bahkan, kajian kitab klasik itu kini menjadi salah satu daya tarik kampus berbasis pesantren tersebut.

Melalui perkuliahan Qira’at Kutub Turatsiyyah, mahasiswa lintas program studi rutin mengikuti kajian kitab bersama Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas, KH Akhid Turmudzi.

Perkuliahan digelar setiap Selasa pukul 15.30–16.30 WIB di ruang multipurpose kampus. Kajian kitab ini menjadi bagian penguatan identitas kampus pesantren di tengah perkembangan pendidikan tinggi modern.

Wakil Rektor Pelaksana Harian IAI Attarmasi Pacitan, Dr. Ali Mufron, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam klasik dalam ruang akademik.

Mahasiswa tidak hanya belajar membaca kitab turats, tetapi juga memahami pola pikir ulama klasik serta bangunan argumentasi hukum Islam.

Dalam perkuliahan, kitab yang dikaji ialah Mauidzatul Mukminin karya Syekh Muhammad Jamaluddin Al-Qasimi Al-Dimasyqi. Pembahasan tidak berhenti pada teks, melainkan juga konteks sosial dan tradisi keilmuan yang melatarbelakanginya.

“Kajian ini menjadi bagian penguatan identitas kampus berbasis pesantren,” ujar Ali Mufron, Selasa (2/6/2026).

Suasana kuliah berlangsung interaktif. Mahasiswa diberi ruang berdiskusi mengenai isi kitab maupun relevansinya dengan perkembangan zaman.

Pengampu mata kuliah, K.H. Akhid Turmudzi, turut menjelaskan tradisi intelektual pesantren yang menjadi fondasi lahirnya berbagai karya turats.

Para mahasiswa pun terlihat antusias selama mengikuti kajian. Mereka aktif mencatat hal-hal penting yang belum diketahui.

IAI Attarmasi Pacitan menargetkan mahasiswa tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab klasik sebagai bekal keilmuan keislaman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.