Sepulang Sekolah, Siswi SMK di Pacitan Ini Jualan Takjil demi Penghasilan
Dia memilih jurusan Tata Boga agar lebih bisa mendalami bidang kuliner demi membantu orang tuanya.
TIMESINDONESIA – Sepulang sekolah, seorang siswi SMK di Kebonagung, Kabupaten Pacitan, memilih tak langsung beristirahat. Ia membantu ibunya berjualan takjil untuk menambah penghasilan keluarga, terutama selama Ramadan.
Adalah Rindi Dwi (16). Sejak 2023, pelajar SMK itu rutin ikut terlibat dalam usaha kecil yang dijalankan ibunya. Awalnya, ia turun tangan karena ada tugas sekolah. Namun, lama-lama kegiatan itu bukan lagi sekadar kewajiban. Rindi merasa menemukan makna di sana.
Setiap hari, sepulang sekolah ia langsung membantu proses produksi. Mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, menggoreng, hingga menata dagangan di meja menjelang waktu berbuka.
Risol, ayam krispi, dan pisang cokelat menjadi beberapa menu andalan yang ia kerjakan sendiri.
Soal waktu belajar, Rindi punya cara sendiri. Siang dipakai untuk membantu produksi, malam hari ia gunakan untuk mengerjakan tugas dan belajar.

“Sekarang saya ambil jurusan Tata Boga supaya bisa mengembangkan usaha ibu,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Pilihan jurusan itu bukan tanpa alasan. Ia ingin ilmu yang didapat di sekolah benar-benar terpakai. Bukan hanya untuk nilai, tapi juga untuk usaha keluarga.
Ramadan tahun ini terasa lebih ramai. Variasi takjil yang semakin banyak membuat penjualan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Meski begitu, cuaca tetap jadi penentu. Saat hujan turun, pembeli biasanya berkurang. Sebaliknya, ketika cuaca cerah dan panas, dagangan lebih cepat habis.
Dari rutinitas sederhana itu, Rindi belajar banyak hal. Tentang kerja keras, tentang menghargai uang, juga tentang arti membantu orang tua sejak dini.
“Jangan ragu membantu orang tua. Dari situ kita belajar mandiri dan tahu perjuangan mereka,” katanya.
Di usia 16 tahun, Rindi, pelajar asal Pacitan, memang masih duduk di bangku sekolah. Tapi caranya membagi waktu antara belajar dan membantu usaha keluarga menunjukkan betapa tanggung jawab tak mengenal usia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


