Borong Tujuh Gelar, MI Nurrohman Patahkan Stigma Madrasah Swasta di Pacitan
MI Nurrohman Pacitan raih 7 trofi di lomba HUT ke-81 RI tingkat SD/MI se-Kec. Donorojo, 11–16 Agustus 2026. Hasil ini jadi bukti kualitas madrasah swasta berbasis agama patut diperhitungkan.
PACITAN – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurrohman memborong tujuh trofi kejuaraan dalam Pekan Lomba Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat SD/MI se-Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.
Capaian di ajang yang berlangsung pada 11–16 Agustus 2026 ini diklaim sebagai pembuktian bahwa kualitas sekolah swasta berbasis agama tak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh publik.
Kepastian tujuh gelar tersebut diumumkan secara resmi oleh panitia pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Delegasi MI Nurrohman sukses mendominasi empat kategori perlombaan dengan rincian perolehan sebagai berikut:
- Juara 2 Sepak Bola Mini
- Juara 2 Tahfizh Al-Qur’an (Kategori Putra dan Putri)
- Juara 2 Tartil Al-Qur’an (Kategori Putri)
- Juara 2 Qira’ah (Kategori Putra)
- Top 5 Penyaji Terbaik Lomba Penyanyi Solo
- Top 5 Penyaji Terbaik Lomba Penari Latar
Kepala MI Nurrohman, M. Huda, menyebut rentetan prestasi ini merupakan produk dari sistem penjaringan bakat yang terencana.
Pihak madrasah mewajibkan pemusatan latihan jauh hari sebelum kalender kompetisi bergulir demi mengamankan performa delegasi.
"Ketika ada event perlombaan di tingkat mana pun, langkah yang diambil adalah mempersiapkan anak didik sedini mungkin. Baik itu mental, spiritual, maupun kemampuan teknisnya. Sehingga ketika tampil, mereka sudah benar-benar siap," ujar Huda usai prosesi penyerahan piala di madrasah, Senin (24/9/2026).
Bagi Huda, keikutsertaan madrasahnya melampaui urusan perburuan piala semata. Ajang kompetisi tingkat kecamatan ini difungsikan sebagai instrumen taktis untuk mendobrak stigma masyarakat terhadap institusi pendidikan Islam swasta yang kerap dianaktirikan.
"Harapannya ini menjadi ajang sekaligus syiar di Kecamatan Donorojo agar madrasah tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Kenyataannya, setiap event kami pasti meraih kejuaraan yang membanggakan," tegasnya.
Agresivitas sekolah dalam mengasah bakat non-akademik ini mendapat sokongan penuh dari komite wali murid.
Ke depan, sinergi antara program pemusatan latihan di madrasah dan pendampingan orang tua di rumah akan terus dieksekusi guna mencetak bibit unggul yang siap diturunkan pada kompetisi level kabupaten. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.