Kuliah Tamu MARS UMY di Ma'had Aly At-Tarmasi Pacitan, Santri Diedukasi Bahaya Vape
Santri PIP Tremas Pacitan mengikuti cek kesehatan usai menerima materi sosialisasi bahaya vape untuk kesehatan paru dari MARS UMY. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Kuliah Tamu MARS UMY di Ma'had Aly At-Tarmasi Pacitan, Santri Diedukasi Bahaya Vape

Edukasi soal bahaya rokok elektrik dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat menjadi fokus kuliah tamu.

TIMES Pacitan,Sabtu 4 April 2026, 14:15 WIB
484
Y
Yusuf Arifai

PACITANEdukasi soal bahaya rokok elektrik dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat menjadi fokus kuliah tamu Program Pengabdian Masyarakat Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Ma’had Aly At-Tarmasi, Pondok Tremas, Pacitan, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lantai 2 gedung perkuliahan itu tak sekadar penyampaian materi saja. 

Para santri juga menjalani pemeriksaan kesehatan serta praktik langsung bantuan hidup dasar (BHD) sebagai bekal menghadapi situasi kegawatdaruratan.

Dosen pembimbing kegiatan, Prof. Dr. dr. Alina Dewi, M.Kes, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Ma’had Aly At-Tarmasi menjadi lokasi pengabdian masyarakat mahasiswa MARS UMY. 

article

Menurutnya, edukasi seperti ini penting karena masih banyak yang menganggap vape sebagai alternatif aman.

“Vape itu tidak aman. Rokok elektronik menghasilkan aerosol berbahaya yang bisa merusak paru-paru, menyebabkan ketergantungan, menurunkan fungsi paru, hingga meningkatkan risiko penyakit paru,” ujarnya.

Selain paparan materi, mahasiswa MARS UMY juga mengajak santri lebih peka terhadap kondisi darurat. 

Mereka dilatih mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan hingga praktik penanganan awal melalui simulasi BHD.

Mewakili Mudir Ma’had Aly At-Tarmasi KH Luqman Harits Dimyathi, Zanuar Mubin menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap program serupa tidak berhenti di satu momentum saja.

article

“Kami mengucapkan terima kasih. Semoga kegiatan ini bisa berlanjut dengan cakupan yang lebih luas, menyasar seluruh santri dan mahasantri agar semakin melek kesehatan,” katanya.

Program pengabdian masyarakat tersebut diharapkan memberi dampak nyata, tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kesadaran santri tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat di lingkungan pesantren. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ferry Agusta Satrio

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.