Polres Pacitan Bongkar Modus Penipuan 'Triangle Scam', Kamera Nyaris Melayang
SPKT Polres Pacitan usai menerima aduan korban penipuan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Polres Pacitan Bongkar Modus Penipuan 'Triangle Scam', Kamera Nyaris Melayang

Peristiwa ini bermula saat korban, Cantika, warga Desa Sirnoboyo, menerima pesanan penyewaan kamera untuk acara ulang tahun di Hotel Grand Bromo.

TIMES Pacitan,Senin 30 Maret 2026, 15:39 WIB
1.2K
Y
Yusuf Arifai

PACITANUpaya penipuan online dengan modus triangle scam berhasil digagalkan aparat Polres Pacitan.

Sebuah kamera yang nyaris berpindah tangan tanpa kejelasan transaksi berhasil diamankan, menyelamatkan korban dari potensi kerugian.

Peristiwa ini bermula saat korban, Cantika, warga Desa Sirnoboyo, menerima pesanan penyewaan kamera untuk acara ulang tahun di Hotel Grand Bromo. 

Sekilas tak ada yang janggal. Namun, kecurigaan muncul ketika lokasi acara coba dikonfirmasi ternyata tidak ada kegiatan apa pun di hotel tersebut.

Dari situ, benang kusut mulai terurai. Petugas Pamapta bersama Unit Satreskrim Polres Pacitan bergerak cepat. 

Mereka menelusuri alur transaksi hingga akhirnya menghubungi pengemudi ojek online yang sempat diminta mengantarkan kamera tersebut.

Langkah cepat ini jadi kunci. Berkat koordinasi di lapangan, transaksi fiktif itu berhasil dihentikan sebelum barang benar-benar berpindah tangan. Kamera pun diamankan sebagai barang bukti, sementara korban terhindar dari kerugian.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan, respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberi perlindungan kepada masyarakat, terutama di tengah maraknya kejahatan digital.

 “Kami bergerak cepat begitu menerima laporan. Setelah ditelusuri, ternyata ini modus penipuan segitiga. Alhamdulillah bisa kami gagalkan sebelum korban mengalami kerugian,” ujar AKBP Ayub, Senin (30/3/2026).

Apresisasi Pengemudi Ojol

Ia juga mengapresiasi peran pengemudi ojek online yang ikut membantu proses pengungkapan di lapangan.

 “Kami sangat mengapresiasi driver ojol yang kooperatif dan membantu petugas. Ini bentuk kolaborasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian,” tambahnya.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan online yang semakin beragam.

 “Jangan mudah percaya dengan tawaran yang tidak masuk akal. Jangan pernah memberikan data pribadi seperti PIN, OTP, atau password kepada siapa pun,” tegas Kapolres.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan transaksi hanya melalui platform resmi, mewaspadai akun palsu, serta selalu melakukan verifikasi sebelum mentransfer uang.

Di sisi lain, Cantika mengaku lega setelah kasus yang menimpanya bisa segera ditangani.

“Saya sempat panik, tapi bersyukur sekali polisi cepat tanggap. Terima kasih Polres Pacitan sudah membantu,” ungkapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.