Cireng Camilannyuss Pacitan, Jajanan Sederhana yang Bikin Ketagihan
TIMES Pacitan/Cireng Camilannyuss Pacitan hangat siap temani santaimu di depan Gasibu. (FOTO: Nurriski Yudha for TIMES Indonesia)

Cireng Camilannyuss Pacitan, Jajanan Sederhana yang Bikin Ketagihan

Cireng yang dijual punya beberapa varian, dari original hingga isi ayam. Harganya ramah di kantong, terutama untuk anak sekolah. Tak heran, pembelinya datang dari berbagai kalangan.

TIMES Pacitan,Minggu 15 Februari 2026, 17:51 WIB
1.5K
Y
Yusuf Arifai

PACITANCireng Camilannyuss Pacitan jadi salah satu jajanan yang tak pernah sepi peminat di depan Gasibu, Kabupaten Pacitan.

Dari lapak sederhana di tepi jalan, Wahyu sudah dua tahun terakhir setia melayani pembeli dengan cireng hangat yang renyah di luar dan kenyal di dalam.

Setiap hari, Wahyu membuka lapaknya dalam dua sift. Pagi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, lalu lanjut sore pukul 16.00 sampai 21.00 WIB.

Dalam satu shift, ia bisa mengantongi sekitar Rp200 ribu. Cukup untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus memutar modal usaha.

Lokasinya memang strategis. Berada di sekitar alun-alun kota, kawasan Gasibu kerap dipadati pelajar dan warga yang singgah selepas beraktivitas. “Di sini ramai, jadi peluangnya juga lebih besar,” ujarnya, Minggu (15/2/2026). 

Cireng yang dijual punya beberapa varian, dari original hingga isi ayam. Harganya ramah di kantong, terutama untuk anak sekolah. Tak heran, pembelinya datang dari berbagai kalangan.

Persaingan dengan pedagang lain di sekitar lokasi tak membuat Wahyu gentar. Ia memilih fokus menjaga rasa dan kebersihan. Baginya, konsistensi adalah kunci agar pelanggan tetap kembali.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Karena berjualan di tepi jalan, ia sangat bergantung pada cuaca. “Kalau hujan biasanya sepi,” imbuhnya.

Ke depan, Wahyu berharap usahanya bisa berkembang. Ia ingin cireng buatannya makin dikenal, terutama oleh anak-anak zaman sekarang. “Pengen nambah cabang, biar anak-anak tahu ada makanan namanya cireng,” ucapnya.

Bagi Wahyu, berjualan cireng bukan sekadar mencari nafkah. Lebih dari itu, ini adalah cara sederhana untuk menghidupi keluarga dari jajanan yang mungkin terlihat biasa, tapi selalu dirindukan pembelinya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.