TIMES Pacitan/Jumirah Pemilik Angkringan Kulon Kabupaten Pacitan saat memberikan keterangannya soal belum pernah mendapatkan bantuan (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

Dekat di mata jauh di hati. Itulah yang selama ini dirasakan Jumirah (59), pemilik angkringan di barat pendapa Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Jumirah mengaku meski tempat ...

TIMES Pacitan,Selasa 22 Februari 2022, 14:16 WIB
56K
R
Rojihan

PACITANDekat di mata jauh di hati. Itulah yang selama ini dirasakan Jumirah (59), pemilik angkringan di barat pendapa Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Jumirah mengaku meski tempat jualannya hanya beberapa langkah dari Kantor Bupati Pacitan, selama Covid-19 belum pernah mendapatkan bantuan.

"Saya selama ini belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah, mulai awal Covid-19 sampai sekarang. Baik itu uang maupun sembako, padahal lain-lainnya mendapatkan," katanya, Selasa (21/2/2022) di tengah menata gorengan tempe dagangannya.

Ia pun merasa heran kenapa selama ini dirinya tak pernah merasakan bantuan, padahal angkringan milik Jumirah tergolong usaha kecil. Begitu juga jual gorengan dan makanannya tiap hari hasilnya tak menentu, hanya cukup untuk permodalan jualan kembali, atau kisaran Rp50 hingga Rp100 ribu perhari.

"Padahal saya ini juga warga Pacitan, rumah saya di Desa Ngadirejan Kecamatan Pringkuku, tiap hari pulang. Sementara hasilnya tidak menentu tiap hari terkadang ya Rp50 ribu kadang ya Rp100 ribu. Hanya cukup untuk jualan lagi," imbuhnya.

Di sisi lain Jumirah yang sudah tua itu, tak punya pilihan lain sebab sebagian hasil jualan nasi dan gorengannya itu untuk membelikan obat sang suami yang terkena sakit.

article
Jumirah saat menata makanan di Angkringan miliknya (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

"Ya gimana lagi, meski jauh jarak tempuh tetap dilakukan. Saya usaha ini sejak 2017 lalu, modal saya tiap hari membutuhkan Rp400 ribu untuk membeli bahan-bahan makanan," terangnya.

Apalagi saat ini minyak goreng langka di Pacitan Jumirah hanya bisa pasrah, meski langka dan mahal tidak mungkin dirinya akan menaikkan harga gorengan dan makanan soto.

Bahkan saat kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka pasar murah di Bapenda Pacitan Sabtu (19/2/2022) kemarin Jumirah merasa kecewa karena ditolak karena tak mempunyai kupon.

Padahal dalam surat edaran yang dia terima acara tersebut dibuka untuk umum bagian poin penting hanya disuruh membawa kartu tanda pengenal atau KTP saja.

"Kemarin saya balik lagi, awalnya saya mau beli minyak goreng murah. Tapi sampai disana saya disuruh pulang karena tidak bawa kupon, padahal dalam surat edarannya hanya suruh bawa KTP saja," ucapnya.

Akhirnya Jumirah dengan rasa kecewa bergegas ke pasar untuk membeli minyak goreng. Sebab harus dia persiapkan untuk memasak hari berikutnya.

Jumirah membuka warungnya tepat di pertigaan kantor Damkar lingkup Kantor Bupati Pacitan. Dirinya berjualan sejak pukul 08:00 WIB pagi, hingga 16:00 WIB sore, dibantu oleh sang putrinya.

"Ya saya mau jika ada perhatian atau bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pacitan, memang selama ini saya belum mendapatkan," kata Jumirah.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Sumoro Hadi saat menanggapi itu menyatakan bahwa untuk bantuan kepada UMKM atau pedagang yang terdampak Covid-19  saat ini tidak ada, terakhir pada tahun 2020 lalu.

Sejumlah Rp200 ribu atau BST, Itupun lanjut dia menjelaskan Dinas Sosial hanya sebagai perantara pengusulan data. Sebab data-data yang mendapatkan sudah dari OPD yang membidanginya.

"Itu bantuan-bantuannya terahir pada 2020 lalu, dan datanya kita mendapatkan dari OPD yang membidangi. Sekarang untuk BST tidak ada semuanya melalui BPNT yang harus ada pengusulan dari Desa tempat tinggalnya," jelasnya.

Jadi, jika berkeinginan mendapatkan bantuan, agar bisa melalui Desa disana pun tiap bulan kata Sumorohadi dilakukan evaluasi, "Bisanya melalui Desa dan setiap bulannya ada evaluasi, dan bersumber langsung dari Kementerian Sosial RI," ucapnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rojihan
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.