https://pacitan.times.co.id/
Berita

BPBD Pacitan Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:48
Cuaca Ekstrem Mengintai Pacitan hingga 15 Januari, Longsor dan Pohon Tumbang Mulai Terjadi Petugas BPBD Pacitan mengevakuasi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang dipicu hujan dan angin kencang di salah satu titik di Kabupaten Pacitan, Minggu (11/1/2026). (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMES PACITAN, PACITANCuaca ekstrem diperkirakan masih melanda Kabupaten Pacitan hingga 15 Januari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat kejadian tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik akibat hujan dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

BPBD menyebut potensi bencana hidrometeorologi masih terbuka, terutama di wilayah rawan longsor, bantaran sungai, serta jalur transportasi darat dan pesisir.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengatakan perubahan cuaca yang cepat meningkatkan risiko kejadian bencana.

“Cuaca berubah cukup cepat. Ini perlu diantisipasi,” kata Erwin, Minggu (11/1/2026).

Kejadian Tersebar di Beberapa Lokasi

BPBD mencatat, pada Sabtu hingga Minggu, 10–11 Januari 2026, sejumlah kejadian terjadi di beberapa kecamatan.

Pada periode pukul 07.30 hingga 19.30 WIB, talud longsor dilaporkan terjadi di Dam Kali Talang, RT 03 RW 04 Dusun Krajan, Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo. 

Di waktu yang hampir bersamaan, pohon tumbang menimpa rumah milik Miswasi, warga RT 01 RW 07 Dusun Bareng, Desa Sambong, Kecamatan Pacitan.

Pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebelah timur Museum Galeri SBY–ANI. 

Kejadian tersebut berdampak pada aktivitas di sekitar lokasi. Petugas BPBD bersama unsur terkait melakukan penanganan untuk membuka akses.

Pada periode malam hingga pagi hari, pukul 19.30 hingga 07.30 WIB, talud jalan longsor kembali dilaporkan terjadi di RT 02 RW 02 Lingkungan Gantung, Kelurahan Pacitan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Potensi Hujan dan Angin Masih Ada

Berdasarkan hasil pemantauan BPBD, kondisi cuaca di 12 kecamatan di Pacitan bervariasi, dari cerah hingga hujan. Pada malam hingga pagi hari, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan di sebagian wilayah.

Prakiraan cuaca Minggu, 11 Januari 2026, menunjukkan kondisi berawan dengan peluang hujan. Suhu udara diperkirakan 23–27 derajat Celsius dengan kelembapan 85–92 persen. Kecepatan angin berkisar 11–16 kilometer per jam dari arah barat laut. Tinggi gelombang laut diperkirakan 1,25–1,5 meter.

Dalam prakiraan lanjutan, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi. Suhu udara rata-rata berada di kisaran 24 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen. Kecepatan angin sekitar 7 kilometer per jam dari arah utara hingga barat laut. Tinggi gelombang laut berpotensi meningkat hingga 2 meter.

Kewaspadaan Diminta Ditingkatkan

BPBD mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan sekitar saat cuaca memburuk. Area di bawah pohon besar, papan reklame, serta bangunan yang tidak stabil dinilai berisiko saat hujan lebat dan angin kencang.

Warga di bantaran sungai dan lereng perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan apabila hujan turun dalam durasi lama. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir lokal dan tanah longsor.

Pengguna jalan juga diminta menyesuaikan aktivitas perjalanan dengan kondisi cuaca, terutama saat jarak pandang menurun akibat hujan lebat.

BPBD menyebut penyebaran informasi peringatan dini di lingkungan masing-masing menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem Pacitan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pacitan just now

Welcome to TIMES Pacitan

TIMES Pacitan is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.