SDN 2 Kalikuning Pacitan Bangun Disiplin Lewat Shalat Dhuha Berjamaah
Pembiasaan shalat Dhuha berjamaah di mushala SDN 2 Kalikuning, Selasa (5/5/2026). (FOTO: Candra Dewi for TIMES Indonesia)

SDN 2 Kalikuning Pacitan Bangun Disiplin Lewat Shalat Dhuha Berjamaah

Puluhan siswa lebih dulu bergerak menuju mushala sekolah untuk melaksanakan salat Dhuha berjamaah sebelum masuk kelas.

TIMES Pacitan,Selasa 5 Mei 2026, 20:26 WIB
982
Y
Yusuf Arifai

PACITANDi SDN 2 Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, pagi tidak langsung dimulai dengan deretan buku pelajaran.

Selasa (5/5/2026), puluhan siswa lebih dulu bergerak menuju mushala sekolah untuk melaksanakan shalat Dhuha berjamaah sebelum masuk kelas.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan pagi yang rutin dilakukan sekolah. Para siswa berjalan tertib dari halaman sekolah menuju mushala dengan pengawasan guru, tanpa kegaduhan.

Di balik rutinitas itu, sekolah ingin membangun pola disiplin harian yang tidak hanya bertumpu pada aturan kelas, tetapi juga kesadaran diri siswa sejak awal hari.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN 2 Kalikuning, Sholikhin, menegaskan bahwa pembiasaan ini diarahkan untuk membentuk kesiapan mental siswa sebelum belajar.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa keberhasilan belajar tidak hanya soal logika, tapi juga kekuatan doa,” ujarnya.

"Hikmah shalat Dhuha itu luas; selain melancarkan rezeki bagi orang dewasa, bagi siswa kami harapkan bisa membuka pintu pemahaman agar mereka lebih fokus dan dimudahkan dalam menuntut ilmu," imbuh Sholikhin.

Ia menyebut, salah satu yang paling ditekankan dalam kegiatan ini adalah kedisiplinan, mulai dari cara berjalan, antre, hingga ketertiban saat berada di luar kelas.

Kepala SDN 2 Kalikuning, Sutrisno, menilai pembiasaan tersebut memberi dampak pada perubahan perilaku siswa di sekolah.

“Alhamdulillah, melalui pembiasaan ini, aura anak-anak menjadi lebih positif. Mereka jadi lebih menghargai waktu dan memiliki ketenangan batin sebelum menghadapi pelajaran yang sulit," tuturnya.

"Kami percaya, kecerdasan spiritual akan menjadi fondasi bagi kecerdasan intelektual mereka di masa depan,” sambung Sutrisno.

Menariknya, kegiatan ini juga diikuti para guru dan tenaga kependidikan. Mereka tidak hanya mengawasi, tetapi turut melaksanakan shalat Dhuha bersama siswa di mushala sekolah.

Kehadiran guru di tengah siswa menjadi bagian dari pola keteladanan yang dibangun sekolah, agar nilai disiplin dan ibadah tidak berhenti pada instruksi, tetapi hadir dalam praktik sehari-hari.

Di SDN 2 Kalikuning, mushala bukan sekadar tempat ibadah, tetapi titik awal pembentukan ritme belajar: tenang, tertib, dan lebih siap menerima pelajaran di kelas. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.