Gandeng TIMES Indonesia, Guru SD se-Kabupaten Pacitan Jadi Pelopor Jurnalisme Positif
CMO TIMES Indonesia, Bambang H Irwanto memaparkan materi jurnalisme positif bagi guru SD di Kabupaten Pacitan (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Gandeng TIMES Indonesia, Guru SD se-Kabupaten Pacitan Jadi Pelopor Jurnalisme Positif

Sejak awal pelatihan, arah yang dibangun cukup jelas bahwa guru harus bisa menulis dengan standar jurnalistik, sekaligus memahami bagaimana tulisan bisa menjadi alat branding sekolah.

TIMES Pacitan,Kamis 30 April 2026, 13:01 WIB
834
Y
Yusuf Arifai

PACITANPuluhan guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Pacitan kini tak hanya dituntut piawai mengajar di kelas. Mereka juga disiapkan menjadi penulis berita, bahkan pelopor jurnalisme positif untuk mengangkat wajah sekolah masing-masing.

Langkah itu muncul dalam pelatihan jurnalistik bertajuk 'Guru Melek Digital' yang digelar Dinas Pendidikan Pacitan bekerja sama dengan TIMES Indonesia. 

Kegiatan ini bukan sekadar teori menulis, tapi juga mengasah cara guru menyampaikan cerita baik dari sekolahnya ke ruang publik.

Sejak awal pelatihan, arah yang dibangun cukup jelas bahwa guru harus bisa menulis dengan standar jurnalistik, sekaligus memahami bagaimana tulisan bisa menjadi alat branding sekolah.

Chief Marketing Officer TIMES Indonesia, Bambang H Irwanto, dalam pemaparannya menekankan pentingnya kualitas tulisan.

article

Ia mengingatkan bahwa tulisan yang baik bukan hanya menarik, tapi juga kuat dari sisi data dan sesuai kaidah jurnalistik.

“Menulis yang baik agar layak dibaca lengkap datanya dan memenuhi kaidah jurnalistik,” paparnya, Kamis (30/4/2026).

Tak berhenti di situ, materi yang diberikan juga menyentuh ranah yang lebih praktis. Guru diajak memaksimalkan media sosial sebagai etalase sekolah, sekaligus memahami pentingnya visual.

“Materi ini optimalisasi medsos sebagai sarana promosi sekolah,” lanjutnya.

Selain itu, peserta juga dibekali teknik dasar fotografi agar hasil gambar yang dihasilkan tidak sekadar dokumentasi, tetapi punya nilai jual. “Materi fotografi sehingga hasil foto layak dan strategi sebagai media promosi sekolah,” imbuhnya.

Bambang menegaskan, pelatihan ini membuka ruang luas bagi sekolah untuk lebih percaya diri menampilkan keunggulannya ke publik.

article

“Kami memberi kesempatan luas agar sekolah di Pacitan mampu menulis dan publikasi keunggulannya, hal positifnya dan inovasinya bahwa yang baik perlu diketahui publik,” tegasnya.

Selama pelatihan berlangsung, suasana kelas jauh dari kata kaku. Para guru terlihat aktif, bahkan cepat beradaptasi saat praktik menulis berita. 

Tak sedikit yang langsung mampu merangkai tulisan layak publikasi.

Menariknya, sesi pelatihan juga diselingi permainan reflektif yang membuat suasana tetap hidup. Metode ini terbukti ampuh menjaga semangat peserta, sekaligus memperkuat pemahaman materi yang diberikan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Pacitan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.