TIMES PACITAN, PACITAN – Tim Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 1 Tegalombo Pacitan tampil impresif dalam ajang Gebyar Evaluasi dan Lomba Keterampilan PMR (GELORA PMR) 2025 tingkat Kabupaten Pacitan.
Mereka sukses membawa pulang tiga gelar sekaligus, termasuk Juara 1 Memory Match Pertolongan Pertama (PP) kategori Madya.
Kompetisi yang digelar Sabtu (8/11/2025) di GOR dan kawasan Stadion Wijaya Krida Pacitan itu diikuti puluhan kontingen PMR tingkat madya se-Kabupaten Pacitan.
Dalam persaingan ketat tersebut, SMPN 1 Tegalombo keluar sebagai Juara Umum Utama 3 PMR Madya, Juara 3 Mentor Award Madya, dan Juara 1 Memory Match PP Madya.
Kepala SMPN 1 Tegalombo, Subroto, menyebut capaian tersebut sebagai buah dari disiplin dan konsistensi latihan para siswa.
Menurutnya, prestasi itu membuktikan bahwa siswa sekolah pinggiran mampu bersaing di level kabupaten.
“Anak-anak berlatih dengan sungguh-sungguh. Mereka tidak instan. Prestasi ini lahir dari proses panjang dan kedisiplinan,” kata Subroto, Selasa (6/1/2026).
Pembina PMR SMPN 1 Tegalombo, Siska Nardefiyanto, mengungkapkan bahwa persiapan tim dilakukan secara intens, baik dari sisi keterampilan teknis maupun mental. Kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan.
“Kami menekankan kerja sama dan tanggung jawab. Mereka belajar bukan hanya soal teknik pertolongan pertama, tapi juga empati dan kepedulian,” ujarnya.
Adapun siswa yang terlibat dalam tim antara lain Afrasyah Sinar Rilian, Danisa Fahma Tsania, Karunia Ferdina Putri, Maya Alif Fiyasaputri, Nur Aullia Fahmasari, dan Wurini. Mereka menjalani latihan rutin dengan porsi yang cukup ketat sebelum tampil di ajang tersebut.
Pada kategori Memory Match Pertolongan Pertama, tim SMPN 1 Tegalombo tampil dominan. Kecepatan berpikir dan ketepatan tindakan menjadi penentu kemenangan mereka atas kontingen lain.
GELORA PMR merupakan agenda tahunan yang digelar sebagai sarana evaluasi dan penguatan kapasitas relawan muda PMR. Ajang ini dirancang untuk membentuk karakter remaja yang sigap, terampil, dan memiliki kepedulian sosial sejak dini.
Capaian Juara Umum Utama 3 dinilai menjadi indikator bahwa pembinaan ekstrakurikuler di SMPN 1 Tegalombo berjalan efektif, seimbang antara akademik dan pengembangan karakter.
Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi siswa lain untuk aktif berorganisasi dan berprestasi sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Ini bukan akhir. Semangat kemanusiaan harus terus hidup dalam keseharian anak-anak,” pungkas Siska. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Unjuk Taring, Tim SMPN 1 Tegalombo Pacitan Borong Trofi di GELORA PMR 2025
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Ronny Wicaksono |