TPG Guru PPPK PAI di Pacitan Belum Cair 3 Bulan, Kemenag: Anggaran Belum Ada
TPG guru PPPK PAI di Kemenag Pacitan belum cair Januari–Maret 2026 karena anggaran nasional belum tersedia. Ratusan guru terdampak, tambahan dana masih diusulkan.
PACITAN – Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru PPPK Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan dinas yang dikelola PAIS Kemenag Pacitan belum cair selama tiga bulan.
Salah satu guru PPPK PAI asal Kecamatan Arjosari, Jamaluddin, mengaku belum menerima TPG sejak awal tahun.
"Belum. Itu mulai Januari 2026," ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia mengaku hanya bisa pasrah menunggu pencairan.
"Ya sesuai dengan logo Kemenag RI, ikhlas beramal, gitu," katanya datar.
Jamalauddin menyebut dirinya merupakan PPPK angkatan 2025 dan belum pernah menerima TPG.
"Saya angkatan 2025. Belum pernah cair, jadi nggak tahu berapa nominalnya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kemenag Pacitan, Abdul Hamid Aminudin, menyatakan keterlambatan terjadi karena belum tersedia anggaran.
"Anggarannya tidak ada. Itu secara nasional," katanya saat dikonfirmasi.
Ia menyebut jumlah guru terdampak mencapai ratusan orang. 39 di antaranya berstatus PNS, sedangkan 247 lainnya PPPK.
"Sekitar 286 orang totalnya," tambahnya.
Menurutnya, informasi tersebut sudah disampaikan kepada para guru.
"Guru-guru sudah tahu. Kemarin kan sudah zoom meeting bersama Plt Kepala Kantor Kemenag Pacitan," terangnya.
Ia menegaskan TPG yang belum dibayarkan mencakup periode Januari hingga Maret 2026.
"Yang belum terbayarkan Januari-Maret 2026," tegasnya.
Terkait besaran, Aminudin menyebut nilainya berbeda sesuai golongan.
"Ya beda-beda, tergantung golongannya, kan. Ada yang 3-4, besarannya menyesuaikan pangkat," lanjutnya.
Selain itu, ia memastikan tidak ada potongan saat pencairan nantinya.
"Ndak ada kan langsung masuk ke rekening masing-masing," jelasnya.
Pihaknya juga menyebut usulan tambahan anggaran tengah diajukan pemerintah pusat.
"Saya pikir sudah jelas semuanya. Alhamduillah semuanya menyadari karena belum ada anggaran dan sedang diusulkan kan oleh Pak Menteri anggaran tambahan 2026 ini," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.