Orang yang Salat Tarawih Malam ke-23, Dijanjikan Kota di Surga
Salat tarawih malam ke-23 Ramadan, Allah bangunkan kota di surga untukmu!
PACITAN – Salat tarawih pada malam ke-23 Ramadan menyimpan keutamaan besar. Orang yang menghidupkan malam tersebut dengan tarawih disebut mendapat ganjaran istimewa: Allah akan membangunkan sebuah kota di surga untuknya.
Keutamaan itu disebutkan dalam kitab Durrat al-Nasihin fi al-Wa’zhi wa al-Irsyad, karya ulama nasihat terkenal, Syekh Umar bin Hasan bin Ahmad al-Syakir al-Khaubari. Kitab tersebut cukup populer di kalangan pesantren karena memuat berbagai kisah hikmah dan motivasi ibadah.
Dalam salah satu bagiannya dijelaskan tentang pahala salat tarawih dari malam ke malam selama Ramadan. Khusus untuk malam ke-23, disebutkan balasan yang begitu agung bagi orang yang mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ
Artinya: “Pada malam kedua puluh tiga, Allah akan membangun sebuah kota di dalam surga untuknya.”
Ungkapan “membangun kota di surga” menggambarkan betapa besar balasan yang dijanjikan bagi hamba yang tetap menjaga ibadah malam di bulan Ramadan. Para ulama kerap menjelaskan, bahasa seperti ini merupakan cara untuk menggugah semangat umat agar tidak melewatkan malam-malam Ramadan begitu saja.
Apalagi memasuki sepuluh malam terakhir, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah. Selain tarawih, berbagai amalan seperti qiyamul lail, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa menjadi amalan yang sangat dianjurkan.
Karena itu, malam ke-23 sering dipandang sebagai salah satu momentum penting untuk semakin menghidupkan Ramadan. Bukan sekadar menjalankan rutinitas tarawih, tetapi juga memupuk harapan akan balasan besar yang dijanjikan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam ibadah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
