https://pacitan.times.co.id/
Berita

Ketua KONI: Emas SEA Games Luluk Diana Bikin Bangga Pacitan

Kamis, 08 Januari 2026 - 18:39
Ketua KONI: Emas SEA Games Luluk Diana Bikin Bangga Pacitan Ketua KONI Pacitan Baginda Rahardian Pratama mendampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat menyerahkan bonus kepada atlet angkat besi Luluk Diana Tri Wijayana di ruang kerja Bupati, Kamis (8/1/2026). (FOTO: KONI Pacitan for TIMES Indonesia)

TIMES PACITAN, PACITAN – Ketua KONI Pacitan terpilih, Baginda Rahardian Pratama, menyebut prestasi atlet angkat besi Luluk Diana Tri Wijayana yang meraih medali emas SEA Games 2025 Thailand sebagai capaian yang membanggakan daerah. 

Keberhasilan tersebut dinilai mengharumkan nama Pacitan di level nasional hingga internasional.

Apresiasi itu disampaikan Baginda saat mendampingi penyerahan bonus atlet oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji di ruang kerjanya, Kamis (8/1/2026). 

Pada kesempatan itu, Luluk menerima bonus Rp25 juta, sementara pelatihnya, Samsuri, memperoleh Rp10 juta.

“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Luluk sudah mengharumkan nama Pacitan, bahkan Indonesia, di kancah internasional,” kata Baginda.

Menurut Baginda, capaian Luluk diharapkan bisa menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet lain di Pacitan agar terus berlatih dan berprestasi. Ia juga mengapresiasi peran pelatih yang konsisten mendampingi atlet hingga level nasional.

“Terima kasih kepada pelatih yang sudah sabar membimbing. Semoga prestasi ini bisa menular ke atlet lainnya,” ujarnya.

Luluk Diana sukses mempersembahkan medali emas pertama bagi tim angkat besi Indonesia di SEA Games 2025. Ia tampil sebagai yang terbaik di kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram, terdiri atas snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram. Laga tersebut digelar di Chonburi, Thailand, 13 Desember 2025.

Luluk mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Bonus yang diterimanya akan digunakan untuk membantu orang tua serta memperbaiki peralatan latihan yang sudah rusak.

 “Bonus ini untuk membantu orang tua. Kalau ada sisa, akan saya gunakan membeli alat latihan karena kondisinya sudah banyak yang rusak,” ungkap Luluk.

Pelatih angkat besi Pacitan, Samsuri, mengatakan Luluk akan difokuskan mengikuti agenda nasional. Ia menegaskan kejuaraan tingkat provinsi sudah tidak lagi menjadi target bagi atlet berstatus nasional.

 “Porprov sudah tidak boleh. Luluk kita arahkan ke agenda nasional dan latihan sentralisasi di Jakarta menghadapi ASEAN Games,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji berpesan agar Luluk tetap menjaga semangat dan fokus berlatih karena peluang prestasi masih terbuka lebar. (*)

Pewarta : Yusuf Arifai
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pacitan just now

Welcome to TIMES Pacitan

TIMES Pacitan is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.